Labusel – Kepala Sekolah (Kasek) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kecamatan Sei Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Sumatera Utara (Sumut) Mencak-Mencak melihat kedatangan beberapa awak media yang ingin meminta konfirmasi terkait perkembangan pembangunan fisik bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023. Belum lama ini.
Perilaku tak pantas diteladani oleh seorang Kepala Sekolah SMKN 1 Sei Kanan Labusel Sumut berinisial HE ini membuat 2 awak media heran dengan cara Kasek memperlakukan tamu.
Saat masuk ke ruang kerja Kasek SMKN 1 Sei Kanan Labusel, salah satu wartawan dari media Online yang keheranan ini menceritakan bahwa kedatangannya dan rekan seprofesinya menemui Kepala sekolah (Kasek) disambut dengan ucapan yang tidak pantas sebagai pimpinan di dunia pendidikan.
“Begitu masuk ke ruangan Kepala Sekolah SMKN-1 Sei Kanan, kami berdua disambut dengan ucapan yang tak pantas keluar dari bibir kepala sekolah itu. Padahal kami datang baik-baik, ingin bertanya terkait sejumlah pembangunan yang ada di sekolah tersebut, ” ujar M. Sitorus (awak Media dari Tuntas News).
“Bapak dari mana? Apakah ada surat tugas bapak untuk datang ke sekolah ini,” jelasnya menceritakan ucapan kepala sekolah yang seakan-akan tak ingin ditanya oleh wartawan.
Mendengar pertanyaan tersebut, salah seorang rekan wartawan lainnya balik bertanya dan menjelaskan ia dan rekannya dari media yang punya kartu tanda anggota yang sah dan dilindungi Undang-undang Pokok Pers No. 40 Tahun 1999.
“Kami datang ke sini punya kartu identitas dari media tempat kami bekerja. Jadi apakah kami perlu bawa-bawa surat tugas,” jelas MS salah satu wartawan (Salah satu dari media Online).
Setelah mendengarkan penjelasan dari wartawan tersebut, Kepala Sekolah SMKN-1 mengatakan, hampir semua wartawan mempertanyakan anggaran dana BOS tahun 2023. “ Sementara dana tersebut ataupun pekerjaan belum selesai,” terang HE.
HE menjelaskan lebih lanjut, bahwa ia lebih mengikuti perintah Kepala Bidang (Kabid) dari pada perintah Kepala Cabang (Kacab) Wilayah VII Dinas Pendidikan Sumut, Rahmad Hidayat Rambe.
“Saya lebih mengikuti perintah Kabid dari pada perintah Kepala Cabang Wilayah VII Dinas Pendidikan Sumut, Rahmad Hidayat Rambe. Apakah saya salah kalau saya mengikuti perintah dari Kabid,” jelas Kasek yang terkenal alergi kepada wartawan.
Sementara itu, salah seorang pegawai di SMKN-1 Sei Kanan inisial HSN, menunjukkan kepada wartawan sejumlah bukti-bukti transfer tentang pembayaran terhadap rekanan.
Yang jadi tanda tanya, kenapa Kasek SMKN 1 Sei Kanan tersebut merasa ketakutan dan bahkan ingin menghindar saat wartawan masuk ke ruangannya? (M. Sitorus)


















































