Pematangsiantar – Komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada warga Kota Pematangsiantar yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2025, di Jalan MH Sitorus, Kota Pematangsiantar.
Kegiatan tersebut diikuti oleh segenap keluarga besar Cerita Siantar Dulu. Acara diawali dengan berkumpul bersama di Krabat Kopi, Jalan Hoki, Pematangsiantar, sebelum seluruh anggota secara bersama-sama bergerak menuju Jalan MH Sitorus untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.
Dengan penuh semangat kebersamaan, para anggota CSD membagikan takjil kepada pengendara dan warga sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa. Aksi sosial ini disambut antusias oleh masyarakat yang merasa terbantu menjelang waktu berbuka puasa.
Setelah selesai berbagi takjil, seluruh anggota kembali ke Krabat Kopi untuk melanjutkan rangkaian kegiatan dengan acara buka puasa bersama keluarga besar Cerita Siantar Dulu. Sebelum berbuka puasa, para anggota terlebih dahulu mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh Ustad Hafidz Tambusai.
Dalam tausiah tersebut, Ustad Hafidz Tambusai menyampaikan kisah tentang kedermawanan Ali bin Abi Thalib, yang tetap bersedekah dan berbagi kepada orang lain meskipun keluarganya sendiri sedang membutuhkan. Kisah tersebut menjadi pengingat bagi seluruh yang hadir tentang pentingnya keikhlasan dan kepedulian kepada sesama, terutama di bulan suci Ramadhan.
Ketua Cerita Siantar Dulu (CSD), Yudi Siregar, SH, MH, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar CSD yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan takjil untuk dibagikan kepada masyarakat Kota Pematangsiantar.

Ia juga berharap kegiatan berbagi ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak anggota yang ikut berpartisipasi pada kegiatan berikutnya.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Cerita Siantar Dulu yang telah menyumbangkan takjil untuk dibagikan kepada masyarakat. Semoga pada kegiatan minggu depan jumlah yang dibagikan bisa lebih banyak lagi daripada hari ini,” ujar Yudi Siregar.
Kegiatan penuh kebersamaan ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustad Hafidz Tambusai, sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran acara serta harapan agar kebersamaan dan semangat berbagi terus terjaga di tengah keluarga besar Cerita Siantar Dulu.
Melalui kegiatan ini, Cerita Siantar Dulu kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai komunitas yang melestarikan sejarah dan cerita kota, tetapi juga sebagai wadah yang mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial di Kota Pematangsiantar. (YS)


















































