Pematangsiantar-tuntasnews.net – Pada hari Sabtu (14/6/2025) Muhammad Dimas Pramana selaku Ketua KRJPS (Kesenian Reog Jaranan Pemuda) dan Indra Simarmata selaku Ketua GIMP (Gerakan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda) sangat menyayangkan tindakan arogan Satpol-PP Kota Pematangsiantar dalam pengamanan pengamen yang diduga Tunanetra tepatnya Jalan Sutomo (13/6/2025) sekitar Pukul 15.00 WIB.
Hal ini pun menuai kritik yang tajam dari Ketua KRJPS dan ketua GIMP,
“Saya sangat menyayangkan sikap arogan dari Satpol-PP Kota Pematangsiantar yang kita nilai sudah sangat keterlaluan. Seperti kita ketahui, seharusnya mereka bersikap lebih humanis dan memberikan ruang kepada pengamen untuk dapat berkreasi sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kota Pematangsiantar” Ujar ketua KRJPS
Hal ini juga dapat disaksikan oleh masyarakat Publik terkait sikap arogan Satpol-PP Kota Pematangsiantar melalui video yang beredar di media sosial kita saat ini,
“Saya berharap agar Walikota dan DPRD Kota Pematangsiantar segera menindaklanjuti kasus yang saat ini sedang hangat di bahas terkait tindakan Satpol-PP tersebut. tindakan oknum Satpol-PP ini juga dapat mencederai wajah Kota Pematangsiantar sehingga perlu tindakan tegas dari Walikota dan DPRD Kota Pematangsiantar untuk menimbulkan efek jera. Bila perlu, segera copot Kasatpol PP karena dianggap sudah gagal membina anggota nya sendiri untuk bersikap harmonis dalam melakukan tindakan apapun” Ujar Indra Simarmata. (BARA)


















































