Pematangsiantar–tuntasnews.net – Sebagai salah satu sekolah menengah atas negeri yang dianggap sebagai sekolah percontohan di Kota Pematangsiantar, SMA Negeri 4 dinilai masih kurang memberi perhatian terhadap kondisi perpustakaannya. Padahal, perpustakaan merupakan jendela informasi yang sangat penting bagi siswa dalam menambah wawasan dan pengetahuan. Rabu (03/9/2025)
Meski koleksi buku di perpustakaan tersebut terbilang lengkap, sayangnya banyak buku tidak bisa dipajang secara optimal karena keterbatasan ruang. Kondisi ini membuat pemanfaatan perpustakaan belum maksimal bagi para pelajar yang haus akan referensi dan bahan bacaan berkualitas.

Kepala Sekolah SMA Negeri 4, Ahyar, saat dikonfirmasi mengakui hal tersebut. Ia menyebut bahwa saat ini pihak sekolah masih fokus pada kelengkapan koleksi buku dan kenyamanan sebagai prioritas utama.
“Kami memang masih mengutamakan kelengkapan buku terlebih dahulu. Kalau bicara renovasi atau perluasan ruang perpustakaan, tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, kalau mengharapkan anggaran BOS besar kemungkinan tidak cukup, karna dana tersebut sudah ada tempat nya masing-masing,” ujarnya.

Ahyar juga berharap ke depan ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan alumni, untuk turut membantu mengembangkan fasilitas perpustakaan agar lebih, seperti yang sudah dilakukan BANK BI di tahun 2024 lalu yang turut berpartisipasi dalam membantu dekorasi di perpustakaan dengan slogan BI Corner agar minat siswa dalam membaca di perpustakaan meningkat. (BARA)


















































