Pematangsiantar–tuntasnews.net – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, resmi melantik Muliadi SE MM sebagai Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Uli untuk periode 2025/2030. Prosesi pengambilan sumpah/janji serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Wali Kota digelar di Ruang Rapat Kantor Perumda Tirta Uli, Jalan Porsea, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (21/11/2025) pagi.
Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa Perumda Tirta Uli memiliki visi menjadi perusahaan daerah yang unggul, sehat, dan mampu memberikan layanan air minum berkualitas bagi masyarakat. Melalui peningkatan tata kelola dan distribusi air yang aman serta berkelanjutan, perusahaan diharapkan semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan warga Pematangsiantar.
“Pada hari ini, saya menyerahkan SK Wali Kota tentang Pengangkatan Direktur Umum Perumda Tirta Uli Masa Jabatan 2025–2030. Ini merupakan pelaksanaan dari amanat Permendagri Nomor 37 Tahun 2018,” ujar Wesly.
Ia berharap Direktur Umum yang baru dapat menghadirkan inovasi dan langkah terobosan guna memperkuat pelayanan serta meningkatkan kontribusi perusahaan kepada Pemerintah Kota.

“Lakukan kerja sama yang solid, tingkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, dan berupayalah agar Tirta Uli mampu memberikan deviden bagi pemerintah daerah,” pesannya.
Wesly juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja perusahaan. Berdasarkan penilaian BPKP Sumut, Perumda Tirta Uli dalam dua tahun terakhir meraih predikat “Baik” dan masuk kategori perusahaan yang sehat. Ia menegaskan bahwa hak masyarakat untuk memperoleh layanan air layak minum harus dipenuhi secara konsisten oleh perusahaan.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Pematangsiantar, Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, menjelaskan dasar hukum pengangkatan Dirum Tirta Uli, mulai dari PP Nomor 54 Tahun 2018 tentang BUMD, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018, hingga sejumlah SK Wali Kota dan surat pertimbangan dari Kemendagri serta Gubernur Sumut.
Menurut Sari, seleksi Dirum dilakukan untuk memenuhi ketentuan pengurusan BUMD. Sebanyak 9 peserta mengikuti seleksi, dan 5 terbaik masuk tahap wawancara akhir. Seluruh proses administrasi dan wawancara dilakukan di Pematangsiantar, sementara uji kepatutan berlangsung di Medan.
Rangkaian acara pelantikan mencakup penandatanganan kontrak kinerja, pengucapan sumpah/janji jabatan, serta penyerahan SK Wali Kota kepada Muliadi. Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota dan Dirum mengenakan pakaian adat Simalungun sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.
Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE MM, pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Tirta Uli, Direksi PD PHJ, serta undangan lainnya. (BARA)


















































