Singkawang , Tuntasnews.net – Cap Go Meh adalah perayaan penutup Tahun Baru Imlek, diwarnai dengan berbagai tradisi unik, salah satunya adalah ritual Cuci Jalan. Diadakan menjelang Cap Go Meh, ritual ini bertujuan membersihkan kota dari hal-hal buruk dan mengundang keberuntungan di tahun baru.
Di Singkawang, ritual Cuci Jalan dilakukan dengan arak-arakan Tatung, orang-orang yang dirasuki roh, berkeliling kota sambil memamerkan kekebalan tubuh. Mereka membawa persembahan kepada Dewa To Pe Kong dan memohon keselamatan. Ritual ini diiringi dengan genderang dan atraksi lainnya, menciptakan suasana meriah dan spiritual .
Ritual Cuci Jalan bukan hanya tentang membersihkan lingkungan fisik, tapi juga simbolis membersihkan hati dan pikiran dari hal-hal negatif. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa jalan yang bersih dan rapi mencerminkan hati yang bersih dan jernih .

Tradisi ini menjadi salah satu daya tarik wisata di Singkawang, menarik pengunjung dari dalam dan luar negeri. Dengan demikian, ritual Cuci Jalan Cap Go Meh tidak hanya memperkaya budaya lokal, tapi juga memperkuat persatuan dan toleransi antar masyarakat . (MB)


















































