Tuntasnews.net – Jakarta – Warga Minang se-Jabodetabek mempunyai ikatan kekeluargaan yang kuat di antara mereka. Mereka sebagian besar mendukung Capres Partai NasDem Anies Rasyid Baswedan, Ph.D. Potensi ekonomi, sosial dan daya juang mereka terlalu besar untuk diabaikan.
Ketua DPW Rumah Gadang Jabodetabek Ben Bendri Ermanto menyatakan hal itu kepada KBA News, Kamis, 15 Desember 2022, sehubungan dengan konsolidasi organisasi Relawan Rumah Gadang di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sebelumnya DKI Jakarta berstatus DPW, sekarang dijadikan DPD. Sedangkan DPW disebut dengan nama Jabodetabek.
“Jadi wilayah baru itu bernama Wilayah Jabodetabek dengan lima DPD yaitu Jakarta, Bogor Raya, Bekasi Raya, Tangerang Raya dan Depok. Perubahan itu dalam rangka agar koordinasi warga Minang di Jakarta lebih mudah, terpola, terpadu, terkoordinasi dan terpusat,” kata laki-laki yang berprofesi sebagai konsultan keuangan tersebut.
Dikatakannya, warga perantauan dari MInang yang tinggal di Jabodetabek itu sangat besar dan bersatu. Berdasarkan data dari organisasi kemasyarakatan Induk Keluarga Minang (IKM), ada sekitar 4,7 juta juta orang Minang tinggal di ibu kota dan sekitarnya. “Itu potensi yang sangat besar yang kalau digerakkan akan memberikan manfaat untuk kepentingan ekonomi, sosial dan politik,” kata Wakil Ketua IKM tersebut.
Ingin menyatukan
Rumah Gadang ingin menyatukan semua potensi itu untuk mendukung Anies Baswedan. Sejauh ini harus diakui bahwa hubungan warga Minang dengan Anies cukup baik. Dia memberikan perhatian yang besar kepada organisasi masyarakat Minang di sini. “Itu yang kita apresiasikan,” kara Wakil Ketua Keluarga Besar Rang Tanjung itu.
Alasan lain dari orang Minang sebagian besar mendukung Anies adalah rekam jejak yang dibuat Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Anies membangun Jakarta secara manusiawi. Tidak ada penggusuran dan tidak ada yang tersakiti. Begitu juga tidak ada pedagang kaki lima, yang banyak diisi oleh warga Minang yang menjadi korban razia petugas Kamtib. “Dia memerintah dengan hati dan jiwa,” katanya.
Perubahan organisasi Rumah Gadang itu akan disahkan dalam sebuah deklarasi di depan Anies Baswedan kira-kira bulan Februari tahun depan. Relawan, kata Bendri, akan menemui staff Anies untuk menyesuaikan waktu luang Anies sehingga dapat hadir dalam deklarasi itu. Rencananya deklarasi itu akan bernama Deklarasi Warga Minang Mendukung Anies Baswedan.
“Dalam deklarasi itu rencananya akan dibuat Pakta Integritas bahwa Warga Minang akan mendukung Anies dalam pilpres tanpa imbalan dan permintaan apapun. Akan ditandatangani oleh Ketua Umum Rumah Gadang, Ketua Wilayah Rumah Gadang Jabodetabek dan Anies Baswedan sendiri. Catat, kami tidak meminta imbalan apapun. Kami cuma berharap nanti Pak Anies terpilih sebagai Presiden dia akan ingat kepada warga Minang yang mendukungnya,” kata Benri. (kba)


















































