Pematangsiantar – Ikatan Keluarga Siantar (IKS) genap berusia 6 tahun pada tahun 2025. Momentum bersejarah tersebut diperingati dengan penuh khidmat dan kebersamaan dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 IKS yang dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Cafe Kaca Mawardah, Jalan Mawar No. 9, Kota Pematangsiantar.
Acara peringatan HUT ke-6 IKS ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan komunitas yang ada di Kota Pematangsiantar. Sejumlah undangan tampak hadir, di antaranya dari Komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD), Komunitas KBSB, BKMT, Pengajian Al Hidayah, Komunitas Suka Suka, Komunitas Dosroha, Komunitas Silaturahmi, serta Wanita Pujakesumah. Kehadiran lintas komunitas ini menjadi simbol kuatnya semangat persatuan dan silaturahmi yang selama ini dijaga oleh IKS.
Sejak awal acara, suasana Cafe Kaca Mawardah tampak semarak dengan balutan nuansa kebersamaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan dan eksistensi IKS yang telah menginjak usia enam tahun. Doa tersebut juga dipanjatkan sebagai harapan agar IKS senantiasa diberi keberkahan, kekuatan, serta istiqamah dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Ikatan Keluarga Siantar Ahmad Ganni Daulay, SH, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, serta komunitas sahabat yang selama ini telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada IKS. Ia menegaskan bahwa enam tahun perjalanan IKS merupakan hasil dari kebersamaan, kerja kolektif, dan komitmen untuk terus menjaga persaudaraan antarwarga Siantar.
“Enam tahun bukanlah perjalanan yang singkat. IKS lahir dari semangat persatuan dan keinginan untuk menjadikan silaturahmi sebagai kekuatan utama. Kami menyadari bahwa keberadaan IKS hingga hari ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak dan komunitas yang selalu berjalan bersama kami,” ujar Ahmad Ganni Daulay dalam sambutannya.

Ia juga berharap, ke depan IKS dapat terus berkembang, semakin solid, dan mampu berkontribusi lebih luas dalam kegiatan sosial, keagamaan, serta kemasyarakatan di Kota Pematangsiantar.
Sementara itu, kata sambutan mewakili para undangan disampaikan oleh Ketua Komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD), Yudi Siregar, SH, MH. Dalam sambutannya, Yudi Siregar menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas bertambahnya usia Ikatan Keluarga Siantar yang ke-6 tahun.
“Atas nama pribadi dan seluruh sahabat Komunitas Cerita Siantar Dulu, kami mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-6 kepada Ikatan Keluarga Siantar. Enam tahun ini menunjukkan bahwa IKS mampu menjaga eksistensinya sebagai wadah silaturahmi dan persaudaraan yang inklusif serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yudi Siregar.

Ia menilai, di bawah kepemimpinan Ahmad Ganni Daulay, SH, IKS telah menunjukkan peran positif dalam merangkul berbagai komunitas tanpa membedakan latar belakang. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun antara IKS dan komunitas-komunitas lain menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan sosial di Kota Pematangsiantar.
Yudi Siregar juga mengajak seluruh komunitas yang hadir untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, dan menjadikan silaturahmi sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas sosial kemasyarakatan. Ia berharap IKS ke depan semakin maju, solid, dan mampu menjadi contoh organisasi yang mengedepankan nilai persaudaraan dan kebersamaan.
Rangkaian acara HUT ke-6 IKS kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah antar komunitas, diskusi ringan, serta sesi foto bersama. Suasana keakraban dan kekeluargaan tampak jelas sepanjang acara, diiringi canda dan tawa para hadirin yang menambah hangat perayaan tersebut.
Peringatan HUT ke-6 Ikatan Keluarga Siantar ini tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan yang telah dilalui, sekaligus penguat komitmen untuk terus melangkah bersama membangun kebersamaan di Kota Pematangsiantar.
Dengan bertambahnya usia menjadi enam tahun, Ikatan Keluarga Siantar diharapkan semakin dewasa dalam berorganisasi, semakin kuat dalam persatuan, serta semakin luas dalam pengabdian kepada masyarakat. Acara pun ditutup dengan doa dan harapan agar IKS senantiasa diberikan keberkahan, kekompakan, dan kesuksesan dalam setiap langkah ke depan. ( YS )


















































