Aceh Tamiang, Tuntas news.net – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Banjir Hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh Tamiang, menelaah tentang maraknya penyebaran pemberitaan Hoaks (bohong) di Media Sosial, serta ujaran kebencian. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Media Diskominfo Hendra, ST. Kepada awak Media pada Jum,at, ( 08/05/26).
Kemudian dari pada itu, kemunculan Akun-akun Anonim dengan Narasi Provokatif telah menciptakan kegaduhan di ruang Digital sudah tentu hal ini memicu keresahan di tengah Masyarakat apalagi dalam Pasca Bencana ini situasi ekonomi masyarakat terdampak Banjir belum normal.
“Di tengah kondisi saat ini tentunya masyarakat membutuhkan Informasi Akurat dan menenangkan, tapi justru yang muncul berbagai unggahan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Narasi Provokatif ini berpotensi memperkeruh keadaan”, Tegas Kabid.
Menurutnya, penyebaran Informasi Hoaks tidak hanya menimbulkan kepanikan, namun juga dapat menghambat Proses Penanganan Percepatan Pasca Bencana dan Distribusi bantuan kepada Masyarakat terdampak.
Kepala bidang media mengimbau kepada Masyarakat, agar lebih bijak dalam menggunakan Media Sosial dengan tidak mudah mempercayai Informasi yang belum Terverifikasi kebenarannya. Warga juga diminta mengutamakan Informasi Resmi dari Pemerintah maupun lembaga terkait.
Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh Elemen Masyarakat untuk menjaga Kondusivitas Ruang Digital serta menghindari ujaran kebencian yang dapat memecah Persatuan, dan Kesatuan.
Imbauan :
Gunakan media sosial sebagai Sarana berbagi Informasi Positif dan Edukatif. Mari bersama-sama menjaga Ruang Digital tetap sehat, terutama di tengah situasi Pasca Bencana, harapnya.
Diskominfo memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Digital yang berpotensi menimbulkan dis Informasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindak Akun-akun penyebar Hoaks dan ujaran kebencian”, ucap Kepala bidang Media mengakhiri.”(Hrp).


















































