Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membantah telah menjalin komunikasi intens dengan Anies Baswedan. Ahok mengklaim bahwa ia baru bertemu dengan Anies tiga kali sejak keluar dari tahanan. Pernyataan ini disampaikan Ahok usai acara Ask Ahok Anything (A3) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
“Aku gini ya, aku jujur aja nih, aku enggak etis tunjukin kalimat WA-nya ya. Saya ketemu Pak Anies setelah saya keluar dari tahanan cuma tiga kali,” kata Ahok kepada wartawan, Sabtu (3/8).
Ahok menjelaskan bahwa pertemuan pertama terjadi saat pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta. Pertemuan kedua berlangsung di salah satu hotel di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
“Sampai hari ini nggak ada WA,” ungkap Ahok, menegaskan bahwa tidak ada komunikasi intens melalui WhatsApp antara dirinya dan Anies Baswedan.
Sebelumnya, aniesbaswedan sempat mengaku bahwa hubungannya dengan mantan rivalnya saat Pilkada Jakarta 2017 itu cukup baik. Anies mengklaim bahwa mereka sekarang menjalin komunikasi intens melalui WhatsApp.
Pernyataan berbeda dari kedua tokoh politik ini menimbulkan spekulasi di kalangan publik mengenai sebenarnya hubungan mereka.
Ahok menegaskan bahwa klaim Anies tentang komunikasi intens tidaklah benar, dan hubungan mereka terbatas pada pertemuan yang jarang terjadi.
Dinamika hubungan antara Ahok dan Anies, yang pernah bersaing ketat dalam Pilkada Jakarta 2017, terus menarik perhatian publik.
Klarifikasi dari kedua pihak diharapkan bisa memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai hubungan dan komunikasi mereka saat ini. (Red)


















































