Pematangsiantar.tuntasnews.net – Atas nama Masyarakat Perduli,Dina Silalahi bersama ormas Ikatan Pemuda Karya(IPK) Kota Pematangsiantar mendampingi orang tua,sebut saja Bunga 5 thn,(nama samaran) bocah korban pencabulan yang terjadi Selasa,(14/05/2024)Jalan Madura Bawah,Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat
Setelah mengetahui telah terjadi perbuatan Asusila terhadap anak perempuan nya,MN dan LH orang tua korban melaporkan Jamal alias Petok yang merupakan tetangganya ke Polres kota Pematangsiantar, Kamis (16/05/2024)
Untuk melengkapi laporan, keluarga korban harus melengkapi hasil laporannya dengan hasil visum,dan hal itu lah yang menyebabkan keluarga korban batal membuat laporan,karna untuk biaya visum keluarga korban harus menyiapkan dana sebesar 310.000 rupiah,kata polisi yang menerima laporan pertama kali,Karana orang tua korban belum memiliki uang,terpaksa harus balik kanan dulu untuk mencari uang guna biaya visum
Dina Silalahi yang mengatas namakan Masyarakat Perduli bersama Ketua DPD.IPK Kota Pematangsiantar,Rony Jou Raja Simbolon di dampingi Sekertaris Agustinus Sitanggang,SE.MM,yang memang sejak awal slalu mendampingi keluarga korban,baik itu membuat laporan ke Polres dan mencari pelaku,bahkan sudah berkomitmen mendampingi keluarga korban sampai kasus ini selesai.

Tak tanggung-tangung,DPD.IPK Kota Pematangsiantar melalui sekertaris Agustinus Sitanggang,SE.MM,”menyatakan sudah menyiapkan pengacara untuk keluarga korban dan sudah mengerahkan semua anggota di lapangan untuk membantu kepolisian untuk mencari Jamal alias Petok si pelaku asusila yang saat ini sudah melarikan diri dan sudah DPO dari Kepolisian,”-ucapnya
Sementara atas nama Masyarakat Perduli,Dina Silalahi, mengutuk tegas perbuatan biadab ini,”pelaku ini bukan manusia melainkan binatang, bahkan melebihi binatang perbuatan nya,”ungkap nya kesal
Orang tua korban MN dan LH sangat berterimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat membantu kami, sehingga permasalahan ini bisa cepat di tangani oleh pihak yang berwajib.dan berharap semoga tersangka bisa cepat tertangkap.(BARA)


















































