Labuhanbatu Selatan,Tuntasnews – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang, SH dan Wabup menghadiri zoom meeting Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/3/2025).
Acara ini berlangsung di Command Center Kantor Bupati Labusel dan diikuti oleh sejumlah pejabat daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, SH, Ketua DPRD Labusel Ari Winata, Pj. Sekda Drs. H. Fuadi, M.AP, serta para Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektorat, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam memperkuat strategi pencegahan korupsi di tingkat daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002, KPK memiliki tugas melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam pemberantasan tindak pidana korupsi serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Monitoring Center for Prevention (MCP) adalah aplikasi yang dikembangkan KPK untuk memantau dan mengevaluasi efektivitas program pencegahan korupsi di pemerintah daerah. Program ini mencakup berbagai indikator yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah guna memastikan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Dalam implementasi MCP 2025, terdapat beberapa langkah strategis yang akan dilakukan, antara lain:
• Penetapan proyek strategis daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
• Pemenuhan indikator dalam area pencegahan korupsi pemerintah daerah.
• Pendataan dan pelaporan rencana aksi di setiap sektor pemerintahan.
• Koordinasi intensif antara seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar pencegahan korupsi berjalan optimal.
Bupati Labusel menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program MCP KPK sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.
“Kami siap berkomitmen dalam menjalankan program pencegahan korupsi sesuai arahan KPK. Sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar tata kelola pemerintahan semakin baik dan dipercaya oleh masyarakat,” ujar Bupati Fery Sahputra Simatupang.
Dengan adanya peluncuran Indikator IPKD dan MCP 2025 ini, diharapkan Labuhanbatu Selatan dapat semakin meningkatkan indeks pencegahan korupsi serta membangun pemerintahan yang lebih baik dan transparan demi kesejahteraan masyarakat. (Hasna)


















































