Pematangsiantar — Komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD) kembali menggelar kegiatan arisan dua bulanan yang kali ini dilangsungkan di Doll’s Cafe, Jalan Sangnawaluh, Pematangsiantar, pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Suasana keakraban dan kekeluargaan begitu terasa dalam acara yang dihadiri oleh seluruh keluarga besar CSD.
Dalam kegiatan arisan kali ini, giliran Ibu Junaidah yang menjadi penerima arisan. Acara dipandu langsung oleh Sekretaris Jenderal CSD, Ir. Tafid D. Putra, yang dengan penuh semangat membawa suasana menjadi hidup dan interaktif. Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penyampaian laporan keuangan oleh Bendahara Umum CSD, Rudiansyah, SE, yang menyampaikan kondisi kas komunitas secara transparan dan akuntabel kepada seluruh anggota yang hadir.
Tak hanya sekadar arisan, kegiatan juga diisi dengan hiburan karaoke bersama yang turut melibatkan para anggota dan keluarga besar CSD, menciptakan suasana santai, gembira, dan penuh canda tawa yang semakin mempererat ikatan emosional antaranggota.
Dalam sambutannya, Ketua CSD, Yudi Siregar, SH, MH, menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas di tengah dinamika sosial yang berkembang.
“Kita harus tetap bersatu, solid, dan kompak. Jangan biarkan ada pihak-pihak yang mencoba memecah belah kekuatan kita sebagai keluarga besar Cerita Siantar Dulu. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tapi simbol kebersamaan dan kekuatan kita,” tegas Yudi.

Yudi juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh anggota terhadap berbagai kegiatan sosial dan kebugaran yang telah menjadi agenda rutin CSD, seperti Jumat Barokah—program berbagi nasi kotak setiap hari Jumat—dan jalan santai pagi yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali.
Acara yang berlangsung seharian penuh ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustad Jamaluddin Siregar, yang memohon keberkahan, kesehatan, dan kekuatan bagi seluruh anggota komunitas agar terus dapat berkontribusi positif bagi masyarakat Pematangsiantar dan sekitarnya.
Dengan semangat “Bersahabat, Solid, dan Kompak Selamanya,” kegiatan arisan Cerita Siantar Dulu (CSD) kembali membuktikan bahwa nilai-nilai kebersamaan, transparansi, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama dalam setiap langkah komunitas ini. ( YS )


















































