Singkawang, Tuntasnews.net- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Singkawang berlangsung semarak melalui rangkaian Gebyar Hardiknas yang telah dimulai sejak awal April. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari lomba pengembangan bakat siswa dan guru di bidang olahraga, seni, sastra, hingga penguatan literasi.
Upacara tahun ini mengusung tema resmi dari Kemendikdasmen _“Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”_.
Seluruh peserta dan undangan mengenakan pakaian adat/tradisional sederhana sesuai ketentuan pedoman, sementara petugas upacara menggunakan Pakaian Dinas Upacara. Logo Hardiknas 2026 dengan warna biru dominan.Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk transformasi pendidikan.
Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan dengan tulus dan penuh kasih sayang untuk menumbuhkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab,” ujar Asmadi membacakan pidato menteri.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang didukung kebijakan strategis, mulai dari revitalisasi dan digitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter, hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif.
Jika ingin memajukan bangsa, maka pendidikan harus diperbaiki, dimulai dari dalam kelas. Karena itu, seluruh kebijakan diarahkan agar pembelajaran lebih bermakna dan berdampak nyata bagi peserta didik,” lanjutnya.
Di tingkat daerah, Asmadi menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, mulai dari keluarga, masyarakat, sekolah, pemerintah, hingga media.
Mari kita pastikan tidak ada anak di Singkawang yang putus sekolah. Anak-anak kita harus menuntaskan pendidikannya. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Singkawang terus mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan layanan pendidikan yang inklusif.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan rata-rata lama sekolah warga Singkawang dan menghadirkan layanan pendidikan bermutu untuk semua,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan penampilan siswa. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan lancar dengan melibatkan jajaran ASN Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, serta perwakilan pelajar se-Kota Singkawang.
(Bernix)


















































