Pematangsiantar – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan oleh Keluarga Besar Cerita Siantar Dulu (CSD). Pada Sabtu (28/2/2026), komunitas yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pelestarian sejarah lokal ini menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat Kota Pematangsiantar.
Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Ade Irma Suryani, Pematangsiantar, tersebut dipimpin langsung oleh Ketua CSD, Yudi Siregar, SH, MH. Sejak pukul 17.00 WIB, para anggota CSD telah berkumpul dan bersiap membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, pengendara, serta masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Wujud Kepedulian dan Kebersamaan
Takjil yang dibagikan merupakan hasil donasi dari seluruh anggota CSD. Semangat gotong royong begitu terasa, di mana setiap anggota turut berkontribusi demi menyukseskan kegiatan sosial ini. Paket takjil dibagikan dengan penuh kehangatan kepada masyarakat yang melintas, terutama mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Ketua CSD, Yudi Siregar, SH, MH, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur keluarga besar CSD di bulan yang penuh berkah.
“Ramadan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa manfaat dan keberkahan, baik bagi penerima maupun bagi seluruh anggota CSD,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Aksi berbagi takjil ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang mengucapkan terima kasih dan memberikan doa kepada para anggota CSD yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi.

Tausyiah dan Buka Puasa Bersama
Setelah rangkaian pembagian takjil selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Krabat Kopi. Sebelum berbuka, seluruh anggota CSD terlebih dahulu mendengarkan tausyiah yang dibawakan oleh Ustad Mhd. Ali Yusuf Silalahi.
Dalam ceramahnya, Ustad Mhd. Ali Yusuf Silalahi menekankan besarnya pahala yang dijanjikan Allah SWT bagi mereka yang dengan ikhlas berbagi, khususnya memberikan makanan untuk orang yang berpuasa.
“Memberikan takjil kepada orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang menjalankan puasa,” ungkapnya, mengutip salah satu hadis Rasulullah SAW.
Tausyiah tersebut semakin menambah kekhusyukan suasana dan memperdalam makna kegiatan yang telah dilaksanakan. Para anggota CSD tampak khidmat menyimak pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.
Sholat Berjemaah dan Doa Penutup
Usai berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjemaah. Kebersamaan yang terjalin sepanjang sore hingga malam hari semakin mempererat tali silaturahmi antaranggota.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustad Mhd. Ali Yusuf Silalahi, memohon agar seluruh amal kebaikan yang dilakukan diterima oleh Allah SWT dan agar keluarga besar CSD senantiasa diberikan kekompakan, kesehatan, serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdiannya kepada masyarakat.
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi bukti bahwa Cerita Siantar Dulu (CSD) tidak hanya berperan dalam menjaga sejarah dan budaya lokal, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ramadan menjadi momentum untuk menebar kebaikan, memperkuat solidaritas, dan menanamkan nilai kepedulian di tengah masyarakat Kota Pematangsiantar. (YS)


















































