Pematangsiantar — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD) melalui kegiatan rutin Jumat Barokah, yang kali ini dilaksanakan di Masjid Mujahidin, Jalan Kabu-Kabu (belakang Bea Cukai), Kelurahan Kahean, Kota Pematangsiantar.
Dalam kegiatan yang digelar usai pelaksanaan salat Jumat berjemaah tersebut, anggota CSD dengan penuh semangat membagikan ratusan nasi kotak kepada para jemaah yang baru saja menunaikan ibadah. Suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan tampak jelas saat pembagian berlangsung.
Tampak hadir dalam kegiatan itu sejumlah pengurus dan anggota aktif CSD, antara lain Wakil Ketua M. Yusuf Harahap, Sekretaris Jenderal Ir. Tafid D. Putera, Wakil Sekretaris Jenderal Sujari Bram, serta anggota senior Dolly Damanik dan Undin Piliang. Mereka terlihat antusias dan bahu-membahu membagikan nasi kotak kepada para jemaah sambil menyapa dengan ramah.

Menurut M. Yusuf Harahap, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian sosial komunitas Cerita Siantar Dulu terhadap masyarakat sekitar. “Kami ingin berbagi kebahagiaan, terutama di hari yang penuh berkah ini. Kegiatan seperti ini juga menjadi ajang silaturahmi antara anggota CSD dengan masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Ketua Cerita Siantar Dulu (CSD), Yudi Siregar, SH, MH, yang dihubungi secara terpisah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar CSD atas dukungan dan partisipasi aktif mereka dalam kegiatan sosial tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh keluarga besar Cerita Siantar Dulu yang telah mendukung kegiatan Jumat Barokah ini melalui pemberian donasi dan partisipasi langsung di lapangan. Semoga kegiatan mulia seperti ini dapat terus berlangsung secara kontinyu, sehingga keberadaan CSD tidak hanya sebagai wadah kebersamaan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Yudi Siregar.
Ia juga menambahkan bahwa program Jumat Barokah merupakan agenda sosial rutin yang akan terus digelar di berbagai masjid di Kota Pematangsiantar, sebagai bentuk komitmen CSD dalam menebar kebaikan dan mempererat solidaritas antarwarga.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para jemaah Masjid Mujahidin. Banyak di antara mereka yang mengapresiasi langkah CSD karena telah memberikan contoh nyata semangat berbagi di tengah masyarakat.
Dengan semangat “Bersahabat, Solid, dan Kompak Selamanya”, Cerita Siantar Dulu terus menunjukkan eksistensinya tidak hanya sebagai komunitas yang menjaga nilai sejarah dan kebersamaan, tetapi juga sebagai pelopor kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Pematangsiantar. ( YS )


















































