Labuhanbatu Selatan-TuntasNews- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu Selatan melaksanakan simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan tahun 2024. Acara ini digelar pada Sabtu (16/11/2024) di depan Kantor KPU, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Lingkungan Bedagai, Kotapinang.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Ketua KPU Labuhanbatu Selatan Adnan Rasyid beserta komisioner Eben Ezer, Antoni, Ridho Hamdani, dan Aswan Afendi. Hadir pula Wakapolres Labuhanbatu Kompol Ramses, Kepala Badan Kesbangpol Hafsah Harahap, tim Lialison officer (LO) dari ketiga pasangan calon (paslon), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Media Center KPU, serta masyarakat pemilih dari TPS 026 Kampung Badage, Kelurahan Kota Pinang, yang dikenal sebagai TPS dengan daftar pemilih tetap (DPT) terbanyak.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Labuhanbatu Selatan, Adnan Rasyid, menekankan pentingnya pemahaman mekanisme pemungutan dan penghitungan suara bagi semua penyelenggara pemilu. Ia berharap simulasi ini dapat menjadi panduan untuk memastikan proses pemilu berjalan lancar, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Komisioner KPU, Eben Ezer, yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan, memberikan penjelasan rinci mengenai tahapan simulasi. Ia membimbing peserta untuk memahami setiap proses, mulai dari persiapan tempat pemungutan suara (TPS), tata cara pencoblosan, hingga penghitungan suara secara manual.
“Simulasi ini penting untuk memastikan semua pihak memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam penyelenggaraan pemilu. Dengan pemahaman yang baik, kita dapat menghindari kesalahan yang dapat merugikan demokrasi kita,” ujar Eben Ezer.
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang hadir. Warga dari TPS 026 aktif bertanya dan berpartisipasi dalam simulasi. Hal ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya pemilu yang transparan dan adil.
Simulasi ini tidak hanya bertujuan untuk melatih penyelenggara pemilu, tetapi juga menjadi wadah edukasi bagi masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, KPU berharap seluruh pihak yang terlibat, baik penyelenggara maupun pemilih, siap menyukseskan Pemilu 2024.
KPU Labuhanbatu Selatan menunjukkan komitmennya untuk menjaga integritas pemilu melalui persiapan matang di setiap tahapannya. Hal ini menjadi bukti keseriusan dalam memastikan kelancaran pesta demokrasi terbesar di Indonesia. (M. Sitorus)


















































