Aceh Tamiang, Tuntas news. net. – Akibat Intensitas Hujan dan Angin terjadi beberapa hari ini, sebuah musibah tragis terjadi ketika sebuah rumah warga tertimpa pohon tumbang, mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan serta merenggut nyawa seorang anak berusia 4,5 tahun.
Peristiwa naas ini terjadi di Dusun Cempaka Kepala Burung, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, pada Selasa (27/10/26).
Adanya Kejadian kabar duka tersebut, Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., bersama jajaran terkait bergerak cepat turun langsung ke lapangan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, S.STP, M.Si., unsur Baitul Mal, Asisten Pemerintahan (Asisten I) Setdakab, serta Camat Kejuruan Muda.
Bupati Aceh Tamiang dan seluruh jajarannya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang merenggut nyawa buah hati tercinta dari keluarga korban. Dengan suara bergetar dan penuh haru, ia mengungkapkan rasa kehilangan yang teramat sangat atas kepergian korban di usia yang masih sangat belia Rabu, (28/10/26)
Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, mengucapkan “Innalillahi wa Inna ilaihi raji’un serta merasakan duka yang sangat mendalam dan terpukul atas kepergian Ananda tercinta terutama bagi kedua orang tuanya. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan iman yang lapang bagi keluarga yang ditinggalkan, serta menempatkan almarhumah/almarhum anak kita di surga-Nya yang paling indah,”
Sebagai wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah di tengah duka warganya, Pemkab Aceh Tamiang melalui Dinas Sosial dan Baitul Mal turut menyerahkan bantuan logistik darurat berupa beras, telur, roti, selimut, serta air mineral guna meringankan beban keluarga korban yang sedang dilanda kesusahan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem yang berpotensi memicu angin kencang dan pohon tumbang di wilayah setempat.”(Hrp).


















































