New York, Amerika Serikat – Spanyol berhasil menorehkan sejarah dengan menjadi juara Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada partai final yang berlangsung di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Laga final berlangsung sangat ketat sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim tampil disiplin dengan pertahanan yang rapat sehingga tidak banyak ruang bagi para penyerang untuk menciptakan peluang bersih.
Spanyol tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Pada menit kelima, Lamine Yamal langsung mengancam gawang Argentina melalui tembakan jarak dekat, namun kiper Emiliano Martinez berhasil mengamankan bola dengan sigap.
Argentina sempat memberikan ancaman melalui serangan balik yang dipimpin Lionel Messi. Namun, kiper Spanyol Unai Simon dengan cepat keluar dari sarangnya untuk memotong aliran bola sebelum menjadi peluang berbahaya.
Sepanjang babak pertama, tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan lini belakang Albiceleste beberapa kali nyaris melakukan kesalahan yang bisa dimanfaatkan lawan.
Peluang emas kembali dimiliki Spanyol pada menit ke-39 melalui tendangan keras Mikel Oyarzabal dari luar kotak penalti. Namun Emiliano Martinez kembali tampil gemilang dengan mengamankan bola. Empat menit berselang, Marc Cucurella juga mencoba peruntungannya, tetapi tembakannya masih melebar dari sasaran. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Spanyol tetap tampil menyerang. Alex Baena langsung menguji Emiliano Martinez melalui sebuah tembakan yang kembali mampu diamankan sang penjaga gawang.
Dominasi Spanyol semakin terlihat sepanjang babak kedua. Argentina bahkan kesulitan keluar dari tekanan dan hingga pertandingan berjalan lebih dari satu jam belum mampu mencatatkan satu pun percobaan tembakan ke arah gawang. Lionel Messi dan rekan-rekannya juga kesulitan memasuki sepertiga akhir lapangan.
Memasuki 20 menit terakhir, Spanyol mulai menurunkan tempo permainan, tetapi tetap mampu menciptakan peluang berbahaya. Pada menit ke-77, Pedri dan Pau Cubarsi memperoleh dua peluang beruntun yang kembali digagalkan penyelamatan luar biasa Emiliano Martinez.

Petaka datang bagi Argentina pada masa injury time setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Meski unggul jumlah pemain, Spanyol tetap gagal mencetak gol hingga waktu normal berakhir dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan 2×15 menit.
Pada babak pertama extra time, Spanyol langsung mengurung pertahanan Argentina. Sundulan Nico Williams berhasil ditepis Emiliano Martinez. Tak lama kemudian, Williams sempat membobol gawang Argentina pada menit ke-96, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena lebih dulu terjadi pelanggaran dalam prosesnya.
Spanyol terus menggempur pertahanan lawan. Sundulan Mikel Merino juga nyaris membawa La Roja unggul, namun bola masih melenceng tipis di sisi gawang.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-105. Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memanfaatkan umpan matang Nico Williams sebelum melepaskan penyelesaian yang tak mampu dihentikan Emiliano Martinez. Gol tersebut membawa Spanyol unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Argentina mencoba tampil lebih menyerang pada babak kedua extra time. Namun upaya Lionel Messi dan kawan-kawan tak mampu menembus kokohnya lini pertahanan Spanyol hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 1-0 memastikan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 sekaligus menjadi trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka. Sementara itu, Argentina harus mengubur impian mempertahankan gelar juara dunia yang diraih empat tahun sebelumnya.
Susunan Pemain
Spanyol (4-3-3):
Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte (Eric Garcia 99’), Marc Cucurella; Rodri (Martin Zubimendi 99’), Fabian Ruiz (Pedri 62’), Alex Baena (Nico Williams 75’); Dani Olmo (Mikel Merino 75’), Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 62’).
Pelatih: Luis de la Fuente.
Argentina (4-4-2):
Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel (58’), Cristian Romero (Facundo Medina 70’), Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi 44’), Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul (Giuliano Simeone 70’), Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Nico Gonzalez (Leandro Paredes 46’); Lionel Messi, Julian Alvarez (Marcos Senesi 102’).
Pelatih: Lionel Scaloni.
(Red)


















































