Pematangsiantar – Komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD) menunjukkan komitmennya dalam menebarkan semangat berbagi melalui program sosial Jumat Barokah yang rutin dilaksanakan setiap dua pekan sekali. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, kegiatan tersebut digelar di Masjid Taqwa, Jalan Parel Pasaribu, Gang Madrasah, Kota Pematangsiantar, dengan membagikan nasi kotak kepada para jemaah yang baru selesai melaksanakan ibadah Salat Jumat berjamaah.
Kegiatan Jumat Barokah ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Sejak menjelang berakhirnya pelaksanaan Salat Jumat, para pengurus Cerita Siantar Dulu telah bersiap di halaman Masjid Taqwa untuk membagikan nasi kotak kepada jemaah yang keluar dari masjid.
Senyum dan sapaan hangat dari para pengurus CSD menyambut setiap jemaah yang menerima nasi kotak, sehingga suasana kebersamaan dan kepedulian begitu terasa.
Program Jumat Barokah merupakan salah satu kegiatan sosial unggulan Cerita Siantar Dulu yang telah menjadi agenda rutin komunitas tersebut.
Melalui kegiatan ini, CSD ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga Kota Pematangsiantar.
Pada kegiatan kali ini, sejumlah pengurus dan keluarga besar Cerita Siantar Dulu hadir secara langsung untuk ikut melayani dan membagikan nasi kotak kepada para jemaah.

Di antaranya Sekretaris Jenderal CSD Ir. Tafid D. Putra, Ustaz Jamaluddin Siregar, Sudjari Bram, Ng. Denoch, Undin Piliang, Zulkifli Lubis, serta Suryati dan Nisma Philinda yang turut berbaur bersama para jemaah dengan penuh semangat.
Mereka tampak kompak membagikan nasi kotak satu per satu kepada jemaah yang keluar dari masjid setelah menunaikan Salat Jumat.
Antusiasme para pengurus CSD terlihat begitu tinggi, begitu pula dengan para jemaah yang menyambut kegiatan tersebut dengan rasa syukur dan penuh kebahagiaan.
Ratusan jemaah yang menerima nasi kotak mengaku senang dan mengapresiasi kepedulian Cerita Siantar Dulu. Banyak di antara mereka yang mengucapkan terima kasih secara langsung kepada para pengurus CSD atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
“Terima kasih kepada Cerita Siantar Dulu yang terus berbagi melalui kegiatan Jumat Barokah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi amal ibadah bagi seluruh keluarga besar CSD,” ujar salah seorang jemaah usai menerima nasi kotak.

Ucapan serupa juga disampaikan sejumlah jemaah lainnya yang berharap program sosial tersebut dapat terus hadir di berbagai masjid di Kota Pematangsiantar sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan. Para pengurus CSD tidak hanya membagikan nasi kotak, tetapi juga menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan beberapa jemaah sebagai bentuk mempererat hubungan silaturahmi antara komunitas Cerita Siantar Dulu dengan masyarakat.
Secara terpisah, Ketua Cerita Siantar Dulu (CSD), Yudi Siregar, SH, MH, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Jumat Barokah yang kembali terlaksana dengan baik.
Menurut Yudi Siregar, program Jumat Barokah merupakan bentuk kepedulian sosial keluarga besar Cerita Siantar Dulu kepada masyarakat sekaligus sebagai wadah untuk berbagi rezeki kepada sesama, khususnya pada hari yang penuh berkah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kegiatan Jumat Barokah hari ini dapat berjalan dengan baik. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada seluruh keluarga besar Cerita Siantar Dulu yang telah menyisihkan rezekinya melalui donasi sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar,” ujar Yudi Siregar.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program Jumat Barokah tidak terlepas dari semangat kebersamaan seluruh anggota CSD yang selama ini terus mendukung berbagai kegiatan sosial komunitas.
Yudi juga berharap agar program Jumat Barokah dapat terus dilaksanakan secara konsisten setiap dua minggu sekali, sehingga keberadaan Cerita Siantar Dulu tidak hanya menjadi komunitas yang mempererat persaudaraan anggotanya, tetapi juga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan dua mingguan ini dapat terus berlangsung secara istiqamah dan konsisten. Semoga semakin banyak keluarga besar CSD yang ikut berdonasi dan berpartisipasi sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di Pematangsiantar,” tambahnya.
Program Jumat Barokah sendiri telah menjadi salah satu identitas kegiatan sosial Cerita Siantar Dulu. Dari waktu ke waktu, CSD secara bergiliran mendatangi masjid-masjid di Kota Pematangsiantar untuk membagikan nasi kotak kepada jemaah setelah pelaksanaan Salat Jumat. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan mengusung motto “Bersahabat, Solid, dan Kompak Selamanya,” Cerita Siantar Dulu terus membuktikan bahwa sebuah komunitas dapat hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai penggerak kegiatan-kegiatan sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Melalui kegiatan Jumat Barokah di Masjid Taqwa, Jalan Parel Pasaribu Gang Madrasah, Cerita Siantar Dulu kembali menegaskan komitmennya untuk terus berbagi, menebarkan kebaikan, dan mengajak seluruh keluarga besar CSD untuk bersama-sama menghadirkan keberkahan melalui aksi nyata di setiap kesempatan. (YS)


















































