SINGKAWANG Tuntasnews.net — Kabar baik bagi dunia pendidikan di Kota Singkawang. Seiring membaiknya kualitas udara, kegiatan pembelajaran di sekolah kembali dilaksanakan secara tatap muka penuh mulai besok.
Keputusan tersebut menjadi angin segar bagi para siswa, guru, dan orang tua setelah sebelumnya proses pembelajaran sempat dialihkan secara daring sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap.
Membaiknya kualitas udara menjadi salah satu pertimbangan utama untuk mengembalikan aktivitas pembelajaran ke sekolah. Dengan kondisi yang dinilai semakin memungkinkan, para siswa kembali dapat mengikuti proses belajar mengajar secara langsung bersama guru dan teman-teman mereka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya mencermati hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) selama tiga hari terakhir.
“Berdasarkan hasil pemantauan selama tiga hari, kualitas udara menunjukkan perbaikan. Pada 25 dan 26 September, ISPU berada di angka 98 µg/m³ dengan kategori sedang. Kemudian pada 27 September turun menjadi 19 µg/m³ atau masuk kategori baik,” kata Asmadi, Minggu (27/9/2026).

Dengan membaiknya kondisi udara, pembelajaran tatap muka penuh kembali dilaksanakan bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Singkawang, mulai dari PAUD, SD/MI, SMP/MTs, PKBM hingga lembaga kursus.
Asmadi mengingatkan, meski kondisi udara telah membaik, satuan pendidikan tetap diminta menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekolah.
“Protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat tetap harus diterapkan. Kita ingin proses pembelajaran berjalan normal, tetapi kesehatan peserta didik, guru dan seluruh warga sekolah tetap menjadi perhatian,” katanya.
“Kami bersyukur kualitas udara mulai membaik sehingga pembelajaran dapat kembali dilaksanakan secara tatap muka penuh. Namun, kami tetap meminta pihak sekolah untuk memantau kondisi udara dan kesehatan anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan peserta didik tetap menjadi prioritas. Apabila kembali terjadi penurunan kualitas udara, pihaknya akan melakukan evaluasi dan mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan.
Kembalinya pembelajaran tatap muka penuh diharapkan dapat mengembalikan aktivitas pendidikan seperti sediakala. Interaksi langsung antara guru dan siswa juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses pembelajaran setelah sebelumnya harus dilakukan secara daring.
Para orang tua pun diimbau tetap memperhatikan kondisi kesehatan anak dan mengikuti informasi resmi dari pihak sekolah maupun Disdikbud terkait perkembangan kualitas udara di Kota Singkawang.
Dengan membaiknya kualitas udara, sekolah di Singkawang kini kembali menggeliat. Suasana belajar yang sempat berpindah ke ruang virtual mulai kembali dipusatkan di ruang-ruang kelas, menyambut aktivitas pendidikan secara penuh mulai besok.
(Bernix)


















































