SAMOSIR – Keluarga besar Cerita Siantar Dulu (CSD) menggelar kegiatan Family Gathering bersama anggota dan keluarga di Pulau Samosir pada Minggu-Senin, 1-2 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melakukan evaluasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
Rombongan berangkat dari Krabat Kopi, Kota Pematangsiantar, pada Minggu pagi dengan menggunakan lima unit mobil dan empat sepeda motor. Dengan penuh semangat dan suasana kebersamaan, seluruh peserta memulai perjalanan menuju Pulau Samosir yang menjadi lokasi pelaksanaan Family Gathering tahun ini.
Sebelum tiba di lokasi penginapan, rombongan terlebih dahulu mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang menjadi kebanggaan Kabupaten Samosir. Perhentian pertama dilakukan di Air Terjun Efrata yang terkenal dengan keindahan alamnya. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati panorama alam yang masih asri serta mengabadikan momen kebersamaan bersama keluarga.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Bukit Holbung atau yang lebih dikenal dengan Bukit Siholbung. Di lokasi tersebut, seluruh peserta disuguhkan pemandangan spektakuler berupa hamparan perbukitan hijau yang mengelilingi Danau Toba. Keindahan alam yang memukau menjadi daya tarik tersendiri bagi seluruh peserta Family Gathering.

Setelah puas menikmati keindahan alam Pulau Samosir, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Hotel Mafir yang berada di kawasan Tuktuk Siadong. Setibanya di hotel, suasana keakraban semakin terasa ketika seluruh keluarga besar CSD berkumpul dan menikmati malam kebersamaan yang diisi dengan kegiatan karaoke bersama.
Lagu-lagu yang dibawakan secara bergantian oleh anggota dan keluarga menambah semarak suasana malam itu. Gelak tawa, canda, dan kebersamaan menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang berlangsung hingga malam hari tersebut. Momentum ini menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota dan keluarga besar Cerita Siantar Dulu yang selama ini dikenal solid dan kompak.

Keesokan harinya, setelah seluruh peserta menikmati sarapan pagi bersama, acara inti yang telah dinantikan pun dimulai. Kegiatan diawali dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan pemotongan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah oleh Ketua Panitia, Sujari Bram.
Dalam laporannya, Sujari Bram menyampaikan berbagai tahapan pelaksanaan kegiatan kurban yang telah berjalan dengan baik dan sukses. Setelah laporan diterima oleh seluruh peserta yang hadir, dilanjutkan dengan pembubaran panitia pelaksanaan pemotongan hewan kurban 1447 Hijriah.
Selanjutnya, melalui musyawarah keluarga besar Cerita Siantar Dulu (CSD), Sujari Bram kembali dipercaya dan ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pemotongan Hewan Kurban 1448 Hijriah. Rencananya, kegiatan pemotongan hewan kurban tahun depan akan kembali dilaksanakan di kediaman Coky Siregar yang beralamat di Jalan Jawa Nomor 3, Kota Pematangsiantar.

Atas kepercayaan yang diberikan tersebut, Sujari Bram menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Cerita Siantar Dulu.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar Cerita Siantar Dulu yang kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin pelaksanaan pemotongan hewan kurban 1448 Hijriah. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya dengan dukungan seluruh anggota CSD agar kegiatan kurban tahun depan dapat berjalan lebih baik lagi,” ujar Sujari Bram.

Sementara itu, Ketua Cerita Siantar Dulu (CSD), Yudi Siregar, SH, MH, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan pemotongan hewan kurban 1447 Hijriah yang telah dilaksanakan keluarga besar CSD.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini merupakan hasil kerja sama seluruh pengurus dan anggota yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan pemotongan hewan kurban 1447 Hijriah keluarga besar Cerita Siantar Dulu berjalan dengan sukses. Tahun ini kita berhasil melaksanakan pemotongan dua ekor sapi dan dua ekor kambing. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur pengurus, panitia, dan anggota yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses,” ujar Yudi Siregar.

Ia juga berharap semangat kebersamaan, kekompakan, dan rasa kekeluargaan yang selama ini terjalin di lingkungan Cerita Siantar Dulu dapat terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan pada masa mendatang.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, rombongan keluarga besar Cerita Siantar Dulu (CSD) kembali bertolak menuju Kota Pematangsiantar pada siang hari. Meski perjalanan Family Gathering telah berakhir, seluruh peserta pulang dengan membawa kesan mendalam, kebahagiaan, serta kenangan indah yang akan selalu dikenang.
Kegiatan Family Gathering ini kembali membuktikan bahwa Cerita Siantar Dulu bukan hanya sekadar komunitas, melainkan sebuah keluarga besar yang terus menjaga persaudaraan, kekompakan, dan semangat kebersamaan dengan semboyan “Bersahabat, Solid, dan Kompak Selamanya.” (YS)


















































