Pematangsiantar – Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan terlihat dalam pelaksanaan pemotongan hewan qurban keluarga besar komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD) yang dilaksanakan pada Kamis, 28 Mei 2026, bertempat di Jalan Jawa Nomor 3, Kota Pematangsiantar.
Kegiatan qurban yang menjadi agenda rutin tahunan komunitas tersebut berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat gotong royong dari seluruh anggota komunitas Cerita Siantar Dulu (CSD). Sejak pagi hari, seluruh keluarga besar CSD telah berkumpul di lokasi kegiatan untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan ibadah qurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB, di mana para anggota komunitas, panitia pelaksana, serta keluarga besar Cerita Siantar Dulu (CSD) terlebih dahulu melaksanakan sarapan pagi bersama. Suasana hangat dan penuh keakraban begitu terasa ketika seluruh anggota duduk bersama sambil berbincang dan saling bercengkerama sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dimulai.

Momentum kebersamaan tersebut menjadi salah satu ciri khas kegiatan Cerita Siantar Dulu (CSD), yang selama ini dikenal tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga terus menjaga nilai persaudaraan dan solidaritas antaranggota komunitas.
Tepat pada pukul 09.00 WIB, proses pemotongan hewan qurban resmi dimulai. Pada tahun ini, keluarga besar Cerita Siantar Dulu (CSD) mengqurbankan sebanyak 2 ekor lembu dan 2 ekor kambing yang berasal dari partisipasi dan kebersamaan seluruh anggota komunitas.

Proses penyembelihan dilakukan secara gotong royong oleh panitia dan anggota komunitas dengan tetap memperhatikan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Setelah proses pemotongan selesai, panitia kemudian melanjutkan dengan proses pencacahan dan pembagian daging qurban kepada anggota serta masyarakat sekitar yang berhak menerima.
Sembari menunggu proses pembagian hewan qurban selesai dilaksanakan, seluruh keluarga besar Cerita Siantar Dulu (CSD) juga melaksanakan makan siang bersama di lokasi kegiatan. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota komunitas yang selama ini terus terjaga dengan baik.

Ketua Cerita Siantar Dulu (CSD), Yudi Siregar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan qurban tahunan tersebut. Ia menyambut baik semangat kebersamaan seluruh anggota komunitas yang terus mendukung pelaksanaan qurban dari tahun ke tahun.
Menurut Yudi Siregar, SH, MH, kegiatan pemotongan hewan qurban Cerita Siantar Dulu (CSD) telah rutin dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2022 dan terus mengalami peningkatan, baik dari jumlah hewan qurban maupun partisipasi anggota komunitas.
“Kita sangat bersyukur karena kegiatan qurban Cerita Siantar Dulu terus berjalan dengan baik setiap tahunnya. Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2022, jumlah hewan qurban dan partisipasi anggota terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah keluarga besar CSD semakin kuat,” ujar Yudi Siregar.

Ia juga berharap agar pada tahun-tahun mendatang jumlah hewan qurban yang dapat disembelih semakin bertambah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kita berharap tahun depan jumlah hewan qurban bisa lebih banyak lagi sebagai bentuk peningkatan dan wujud kepedulian sosial keluarga besar Cerita Siantar Dulu kepada masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Sudjari Bram, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta qurban dan para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta qurban, para donatur, dan seluruh anggota keluarga besar Cerita Siantar Dulu yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, maupun dana demi kelancaran acara pemotongan hewan qurban tahun ini,” ucap Sudjari Bram.
Ia juga mengapresiasi kekompakan seluruh anggota komunitas yang turut membantu mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan selesai dilaksanakan.
Pelaksanaan qurban Cerita Siantar Dulu (CSD) tahun 2026 ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, keluarga besar Cerita Siantar Dulu (CSD) berharap kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Pematangsiantar. (YS)


















































