Medan – Kabar duka menyelimuti dunia pers nasional. Adi Surya Pratama, pendiri sekaligus pimpinan umum media Liputankhusus.co.id, meninggal dunia pada usia 34 tahun. Almarhum berpulang pada hari Sabtu, 5 Oktober 2024 di Medan Timur, Medan, Sumatera Utara.
Menurut keterangan dari pihak keluarga, almarhum telah lama menderita penyakit asam lambung akut yang semakin parah beberapa hari terakhir. Kondisinya diperburuk dengan kurangnya asupan makanan, yang membuatnya harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Martha Friska Brayan, Medan. Meskipun telah berusaha mendapatkan perawatan medis, Adi Surya Pratama menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat, 4 Oktober 2024, pukul 17.45 WIB.
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan di dunia media, khususnya di Liputankhusus.co.id yang telah ia dirikan dan kembangkan menjadi media nasional yang dikenal luas.

Sebagai bentuk penghormatan, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perhimpunan Media Massa Nusantara (PMN) Sumatera Utara turut hadir dalam prosesi duka. Ketua DPW PMN Sumut, Dr. Sunarto, dan Sekretaris Pairin menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. “Kami sangat berduka atas berpulangnya saudara Adi Surya Pratama. Semoga almarhum diampuni dosa-dosanya dan ditempatkan di surga-Nya Allah SWT,” ujar Dr. Sunarto.
Bagi rekan-rekan kerja dan dunia jurnalistik, Adi Surya dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam membangun media yang berintegritas. Karya dan kontribusinya dalam dunia pers akan selalu dikenang. Liputankhusus.co.id, yang ia bangun dari awal, kini telah menjadi salah satu platform berita yang banyak dipercaya oleh masyarakat Indonesia.
Jenazah almarhum dimakamkan di Medan, dihadiri oleh keluarga besar, sahabat, serta rekan-rekan dari media dan komunitas jurnalistik. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, menandakan betapa besarnya pengaruh dan jasa almarhum selama hidupnya.
Selamat jalan, Adi Surya Pratama. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. (YS)


















































